Tuesday, 20 October 2015

LOFTUS-CHEEK JADI STARTER


Dalam pertandingan melawan Aston Villa, Sabtu (17/10) malam WIB, Mourinho menempati janjinya. Mungkin anda masih ingat di konferensi pers terakhir setelah kalah dari Southampton, Mou berkata bahwa ia akan merombak skuad intinya, ia pun bilang akan memainkan beberapa pemain muda nantinya. Dan hal tersebut ditepati oleh sang manajer. Di laga yang digelar di Stamford Bridge itu Mou menurukan dua pemain muda yaitu Baba Rahman yang menempati pos bek kiri dan Ruben Loftus Cheek untuk menggantikan peran Oscar. Bagi keduanya ini merupakan debut pertama di ajang Premier League.

Ruben Loftus-Cheek sebelumnya juga pernah dipercaya Mou sebagai starter yaitu ketika melawan Maccabi Tel Aviv di ajang Liga Champions. Di debut pertamanya sebagai pemain inti itu cukup menjanjikan. Manggantikan Matic untuk berduet dengan Fabregas ia menjalankan perannya dengan apik, produk akademi Chelsea ini pun menempati rating kedua terbaik yang dikeluarkan oleh Whoscored. Ruben yang bermain selama 77 menit berhasil membukukan umpan sukses sebesar 93%, ia pun melakukan 6 kali dribel sukses dengan melakukan tembakan ke arah gawang 1 kali.

Lalu bagaimana dengan penampilannya saat melawan The Villans? Mungkin jika kita membandingkannya saat bermain di UCL penampilan kali ini saya rasa menurun, dan menurut saya ini wajar karena ia bermain di luar posisi aslinya. Posisi asli Ruben sebenarnya adalah gelandang bertahan ataupun gelandang tengah, inilah yang menyebabkan banyak publik menyamakannya dengan sang legenda, Frank Lampard. Sementara itu kali ini Mou menempatkan Ruben sebagai pemain no.10. Hasilnya meski tidak mengecewakkan penampilan Ruben juga tidaklah terlalu wah.

Meski bermain bukan diposisi biasanya sang gelandang muda Inggris ini tetap tampil selues mungkin. Ia berhasil membuat lini belakang ketar-ketir dengan kontrol bolanya, bahkan ia bisa saja mencetak gol andai sukses memanfaatkan operan dari Pedro. Mou pun hanya memberikan waktu selama 45 menit pertama sebelum menggantikannya dengan Matic.

Terkait penampilan dan keputusannya mengganti Ruben di awal babak kedua, sang bos beralasan "Ia brilian dengan bola dan tak terlihat seperti remaja ketika menguasai bola. Namun, kita tidak bisa membandingkan pergerakannya ketika tanpa bola. Keputusan ini saya ambil untuk memberikan stabilitas dan kontrol" ucap Mou seperti dilansir situs resmi Chelsea.

Kesempatan memberikan Ruben dan pemain muda lainnya untuk menjadi starter bagi tim inti tentu merupakan hal yang baik. Terkait dengan penampilannya yang tidak maksimal saya rasa hanya karena masalah jam terbang yang kurang. Semoga ini bukanlah debut pertama dan terakhir bagi Ruben Loftus-Cheeck.  
Seorang yang tertarik dengan sepakbola terutama tentang Chelsea FC

Related Posts

0 comments:

Post a Comment