Monday, 16 May 2016

LIGA INGGRIS TELAH USAI


Minggu (15/5) malam kemarin semua klub Liga Inggris memainkan laga terakhirnya di musim ini, tak terkecuali dengan Chelsea. The Blues menjamu Leicester City di Stamford Bridge pada laga penutup semalam. Laga ini dinilai laga yang sempurna karena mempertemukan tim juara baru dan juara musim lalu.

Chelsea menutup laga pamungkasnya dengan raihan hasil imbang. Secara keseluruhan laga berjalan intens dan menarik, baik The Foxes maupun The Blues nampaknya ingin menutup musimnya dengan kemenangan. Meski Chelsea mampu menguasai pertandingan, namun serangan dari Leicester lah yang terbilang cukup efektif. Hingga babak pertama usai skor masih tetap imbang 0-0.

Di babak kedua perlahan pasukan Claudio Ranieri mulai lepas dari tekanan Chelsea dan mampu untuk mengambil pengusaan. Pada menit 66 Chelsea mendaptkan penalty setelah Nemanja Matic dilanggar oleh Jeffrey Schulpp, Fabregas yang berlaku sebagai algojo berhasil menyelesaikannya menjadi gol, 1-0 tuan rumah memimpin.

The Blues nampaknya akan keluar sebagai pemenang dengan keunggulan tipis. Namun harapan itupun buyar seketika saat Dany Drinkwater melepaskan tendangan spekulasi. Menit 82, Drinkwater yang mendapat bola dari tengah lapangan, tanpa pengawalan gelang itupun langsung melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihadang oleh Courtois. Hingga wasit meniup peluit akhir, skor tetap imbang 1-1.

Dengan hasil tersebut Chelsea pun mengakhiri musim ini di posisi 10 dengan raihan 50 poin. Kedua tim masing-masing mencetak rekor tersendiri di musim ini. Jika Leicester berhasil menjadi juara untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, maka musim ini menjadi pertama kalinya bagi Ivanovic cs finis diluar 6 besar setelah diambil alih oleh Roman Abramovich.

MUSIM MENGECEWAKAN

Chelsea sepertinya ingin melupakan musim ini secepatnya. Bagaimana tidak, berstatus sebagai juara musim lalu Chelsea justru tampil seperti singa ompong di musim ini. Raihan hasil mengecewakan dan buruk pun mewarnai awal perjuangan untuk mempertahankan mahkota juara. 3 kali kalah, 1 kali hasil imbang, dan hanya mendapat sekali kemenangan adalah performa Chelsea dalam 5 laga awalnya.

Performa yang angina-anginan itu pun sempat membuat Chelsea terdampar dijurang degradasi. Kurang baiknya suasana ruang ganti, Ketidakharmonisan beberapa pemain dengan Jose Mourinho, Juga menurunnya performa para bintang merupakan penyebab jebloknya Chelsea di musim ini. Pihak klub sudah tidak tahan dengan apa yang Chelsea dapatkan hingga mereka mumutuskan untuk mengakhiri kerjasamanya dengan sang manajer, Jose Mourinho, tepatnya pada 17 Desember usai mereka kalah dari Leicester City.

Posisi kepelatihan pun diserahkan pada Guus Hiddink, Ini merupakan periode kedua Hiddink melatih Chelsea. Kedatangan pelatih Belanda membuat Chelsea sedikit demi sedikit tampil lebih baik. Banyak hasil seri yang didapat hanya membuat Chelsea berkutat di papan tengah hingga di akhir masa kerjanya Hiddink hanya mampu menempatkan The Blues di posisi 10. Selanjutnya Chelsea akan memulai musim depan di bawah pelatih baru, Antonio Conte.

MUNCULNYA BINTANG MUDA

Meski hanya mampu mengantar Chelsea di posisi 10, namun Hiddink berhasil mengorbitkan nama-nama baru di Stamford Bridge. Ruben Loftus-Cheek, Kenedy, dan Bertrand Traore menjadi yang pertama diberi kesempatan untuk ikut andil bersama tim utama. Performa yang apik dan mengesankan nampaknya membuat Hiddink ketagihan untuk mencoba nama baru lagi.

Matt Miazga, bek muda yang didatangkan pada pertengahan musim menjadi nama selanjutnya yang dipilih Hiddink. Tak sampai disitu, Hiddink pun memanggil beberapa pemain akademi untuk bergabung. Tercatat ada tiga pemain yang diberi kesempatan oleh orang belanda tersebut. Mereka adalah Jake Clarke-Salter, Tammy Abraham, Dan Fikayo Tomori.


Di musim selanjutnya Chelsea akan berusaha lebih keras lagi dengan pelatih barunya, Antonio Conte. Meski Conte mempunyai catatan emas bersama Juventus, Tak ada jaminan bahwa The Blues akan langsung menjadi juara. Namun satu hal yang pasti, The Blues harus segera kembali ke habitat aslinya dan menghapus kekecewaan para fans di musim ini.
Seorang yang tertarik dengan sepakbola terutama tentang Chelsea FC

Related Posts

0 comments:

Post a Comment